Kepada YTH “KA Densus 88 Pusat”

denser cuyKepada YTH “KA Densus 88 Pusat”
Saya ucapkan terima kasih. Inilah pertama kalinya saya menjadi seorang “teroris”. Ternyata menjadi “teroris” itu begitu nikmat dan sekaligus membuat diri saya meloncat ke level-level yang pernah saya rasakan sebagaimana pertama kali mempelajari dan menyusupkan ideologi islam ke dalam pemikiran saya.
Awalnya saya menduga jika bapak tidak memiliki data base tentang diri saya di “Mabes Polri”. Dimulai dari sana saya tidak mau kalah dengan Nurdin M Top dalam meneror manusia Indonesia dalam menjalankan aksi saya (namun jelas aksi saya tanpa kekerasan Pak, dan yang saya teror hanya “Densus 88”). Saya mulai merangkai kata, fakta dan propaganda untuk menulis bagaimana Gaya densus 88 dalam menjalankan modusnya untuk menangkap para tersangka teroris. Dan akhirnya aksi saya dimulai dengan terbitnya tulisan saya yang berjudul “Rapor Merah Densus 88” pada tanggal 29/07/09 di blog ini. Maksud tulisan saya tidak lain untuk melihat secara objektif sebuah badan inteligen negara yang memerangi terorisme (katanya menegakkan HAM) ternyata dilakukan dengan cara melanggar HAM (Thamrin:2007). Dan lahirlah tulisan saya karena banyak pihak yang kecewa dengan modus Densus 88 tersebut serta ketidaksepahaman saya dengan HAM. Karena HAM tidak cocok untuk manusia (buktinya densus 88 melanggar HAM dalam pengankapannya –lihat buku Densus 88 undercover – serta HAM tidak sesuai dengan ajaran islam –Cari aja di Google tentang HAM dan ISLAM –)

Keesokan harinya tanggal 30/08/09 05.00 am saya mengetuk pintu dunia maya dan melihat blog saya dari tampilan luar. Terlihat wajar-wajar saja. Hanya teman-teman saya yang usil ngoment di kolom great resist majalah gabungan dari buletin2 di surabaya. Saya lanjutkan login di blog dan membuka halaman comment. Saat itu saya tertegun sejenak dan mulai panas pikiran saya melihat komentar yang sebelumya tidak keluar di tampilan blog. Langsung saja saya Approve komentar tersebut dan saya lihat secara lengkap dan detail berkaitan dengan isinya. Coba tebak apa isinya kawan? Ah pak “KA Densus 88 Pusat” pasti tahu. Komentar yang ada di tulisan “Rapor Merah Densus 88 Pusat” cowmennya begini:

KA Densus 88 Pusat
Baik, tulisan ini akan saya rapatkan dengan petinggi Densus 88. Apakah menyangkut pencemaran nama baik atau tidak.

KA Densus 88 Pusat

Terima kasih “Pak KADEN 88” sudah memberikan peringatan yang menjadikan naluri Baqo’ saya bekerja berantakan. Pak klo saja bapak tahu saat itu saya langsung panik. Saya langusung menghapus foto saya di blog. Menghilangkan downloutan saya di blog. Karena downloudtan itu berisi data no.tlpn saya. Semua pernak pernik blog saya juga saya hapus. Jadilah blog saya blog minimalis. Tapi saya rasa saya sudah terlambat Pak. Karena melihat Gravik dari tulisan saya yang meningkat drastis dari biasanya. Biasanya hanya 10-15 orang saja yang mengunjungi saya. Tapi ini malah 59 orang yang tercatat melihat blog saya. Saya menjadi curiga jika bapak sudah mengacak-acak isi blog saya, hingga membuat gravik di blog saya meningkat.
Darah saya semakin membuncah, naluri bertahan saya mulai kacau. Waduh saya mulia ingat klo saya mempunyai seperangkat foto di facebook dan frendster. Pikiran saya mulai kesana dan tangan saya mulai mengetik alamat tersebut. Saya berfikir tak ada salahnya berusaha menghilangkan jejak dari kejaran “Densus 88”. Usai sudah sejarah kenarsisan saya di FB dan FS. Berganti dengan kecemasan yang tak lagi berujud langit yang cerah. Saya memutuskan untuk menenangkan diri di kost-kostan. Saya berbaring lalu menatap langit2 kamar yang berantakan. Saya mencoba mengalihkan kecemasan saya ke hal yang lain. Saya mencoba membereskan kamar dan asrama karena kebetulan hari itu piket saya. Ah tetap saja teror dari bapak “KADEN 88” tetap melingkupi perasaan saya. Saya putuskan ke warnet lagi. Kali ini saya berusaha mencari dukungan moral dari berbagai pihak. Saya SMS sang Layouter Great Resist yakni FEJ untuk menghapus foto2 saya di blog nya. Lalu saya sms lagi PIMRED BURJO bang Fajar 212 buat hapus link blogsaya yang ditulis dengan nama asli saya. Lau saya hubungi Kang divansemesta via YM untuk membantu saya secara mental. Lumayan juga nasehat kang divan, katanya saya disuruh banyak baca sholawat n banyak ingat ma Allah biar gak gelisan n gak boleh lagi ke warnet biar gak ke ingat terus tentang ancaman sampean Pak “KADEN 88”.

Dengan berbagai pertimbangan dari teman-teman saya, akhirnya saya membuat permintaan maaf kepada pean Pak “KADEN 88”. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi saya malah kayak orang lemah sampek minta maaf segala. Akhirnya saya putuskan menghapus permintaan maaf saya ke Bapak.
Dan taukah pak, saya gak bisa tidur sampek jam 1an gara-gara mikirin nih kasus.saya bayangin gimana ntar klo di penjara. Lawong kamar saya aja banyak nyamuknya apalagi bila dalam penjaran. Akhirnya saya tertidur juga.
Keesokan harinya divan sms ke saya:
gimanah nih bs tidur nyenyak :D? (31/07/09)

saya balas:
31/07/09 06:584 Kata2 Densus kyak gne: Baik… Tulisan ini akan saya rapatkan dengan petinggi Densus 88. Apakah menyangkut pencemaran nama baik atau tidak…Ka Densus 88 Pusat: Bikin saya ga bias tidur & Juga

31/07/09 06:594 Tadi malam tidur jam 1an.. Tiap kali mau tidur, kebayang penjara, jadi tempat tidur Tapi ne Q Bru Nydar klo hidup tu ada ujianx… N pilihan sy hny tangguh tau cenggeng

31/07/09 06:59 Dan sy jg bru nyadar klo yg sy triakan kmarin adalah kebenaran… smakin q mngingat ancman, mk smakin cpat sy dlm menggunkan wktu dgn baik… sy jd ingt Nitse.. klo qt hrus hdup dlm keadaan perang

Begitulah pak kaden 88 saya saat itu masih sedikit trauma Pak…
Ternyata dan ternyata siang itu saya kira masalah sudah klir dan Bapak hanya melakukan gertakan aja ke saya. Ternyata saya salah prasangka. Saat jumatan saya mendapatkan SMS, saya tidak membukanya dan saya kira itu sms dari teman saya yang ngajarin saya bahasa inggris.
Ternyata itu sms dari anak buah “Bapak”…ternyata “anggota” “Bapak” masih ngejar saya. Begini bunyi sms tersebut:

31/07/09 11:50 Terima kasih atas penghapusan tulisan tentang lembaga kami di blog anda (Rapor Merah Densus 88). Namun tetap untuk masalah ini (sesuai rapat) kami akan melakukan somasi terhadap anda. Sekaligus meminta pihak Unesa Faklutas Bahasa agar dapat menonaktifkan anda. Info ini pun sudah kami teruskan juga ke Polresta Tulung Agung. (KaBiro Hukmas Densus 88)

pikiran saya langsung buntu dan pusing… dengan jari2 yang gemetar saya sms balik

31/07/09 12:29 Tunggu dulu.. apa tulisan saya telah menghina atau menjelekan Densus 88? Maksud Anda mensomasi itu seperti apa?

31/07/09 12:34 Atas hak apa anda menonaktifkan saya di FBS Unesa?

Eh ternyata “anggota bapak“ bandel juga..lalu “anak buah bapak” membalas:

31/07/09 12:45 Baiknya itu semua dibicarakan nanti di PN saja. Kami saat ini sedang mencoba menghilangkan citra negative lembaga kami. Adapun pengnonaktifan Anda, biar kami proses dengan kampus Anda terlebih dahulu

setelah itu nomernya “anggota bapak” tersebut lenyap pak…
saya sempat meminta teman-teman untuk mencarikan no.dari TPM (tim pembela muslim)
juga saya langsung menghubungi crew Ge-eR buat Bantu saya keluar dari masalah via YM dan menghubungi Ust. ya. meminta saran ma divan, dan pesan divan yang terahir saat itu adalah “kamu ada yang ngerjain” kata2 itu saya anggap gurauan..
insting saya mengarah ke blog nya divan. Dan saya mendapati begundal menulis sesuatu di shoutbox nya:

begundal militia: geus dihapus Jap!!!! Sok teangan ku sorangan
(sudah dihapus!!! Silahkan lihat sendiri)

belum puas akhirnya saya telusuri juga blognya begundal dan saya dapati pesannya divan:

Divansemesta: heuh geus leungit. teu baleg siah. parah. tanggung jawab hehe
(iya sudah dihapus. Gak baik loh. Parah. Tanggung jawab hehe)

Nah….Nah…..Nah….
Dari situ saya mulai ada titik terang klo Pak KADEN 88 tu beneran Apa jadi-jadian…
Ternyata kesimpulan saya sudah 99% mengarah klo ini mah KA densus 88 jadi-jadian…
Sepertinya saya tidak bleh lagi memanggil KA Densus 88 lagi nih, cz mang tu bukan mereka.tapi ini mah konspirasi dari mas TIA alias mas begundal militia..
Huuh akhirnya saya bias lonjak2 lagi..walaupun malemnya saya di sms lagi ma Densus 88 gadungan saya gak gentar lagi…EGP emang gue pikirin….
Smsnya kayak gini:

31/07/09 20:15 Kami sudah menerima laporan dari Kahumas densus 88 tentang anda. Ini sekedar pemberitahuan awal. Besok anda diminta klarifikasi atau kami jemput (Subditkap 88)

hihi saya biarin aja dia sms kayak gitu…huuuu gak takutttt…
tak biarin dia mah kesel sendiri kali ya…trus bilang kayak gini di hape saya

1/07/09 20:45 Nanti petugas kami akan datang. Atau sebelumnya anda dapat menghubungi 08179966XXX (Kapten Begundal Militia)

padahal mau saya bikin nyesel loh tu kang begundal..
wes pokoknya mau tak bikin nyesel entah dengan pura2 bilang klo ortuQ pek pingsan tau saya terbitin no.teleponnya, ah telat deh..klo dia dah ngaku ya brarti dia yang menang…
oh ya lupa, waktu saya terdzolimi saya sempet berdoa loh..
Ya Allah pilihkanlah hambaMu ini istri yang sholihah, kaya juga gak pa2, pintar juga saya terima and patuh saya akan tetap bersabar..Amin

Nb: bang begundal..awas klo jahilin eike lagi..tak sobek-sobek loh :p
lihat juga di http://begundalmilitia88.blogspot.com/2009/08/densus-88.html

3 thoughts on “Kepada YTH “KA Densus 88 Pusat”

  1. Wakakakak!!!!!
    Dasar GIlang gelo!!!
    Ngerjain anak orang sampai gak bisa tidur. Hahaha!
    Untuk Sevenlevel, terbukti kan, untuk menyuarakan kebenaran itu ternyata tidak semudah meludah muka orang. Hehehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s