Just a Game and Dagelan!

Sebuah perumpamaan yang bisa kita jadikan sedikit ilustrasi sebuah fenomena kehidupan, yakni kisah anak kecil dan kartu ATM. Ican dia anak rekan saya yang baru berumur 3 tahun. Dia hobinya bermain mobil-mobilan, makan permen coklat juga main rumah-rumahan. Ketika sedang bermain dengan hobinya, direktur saya dengan gaya serius bilang ke ican. “hey Can, ini loh kartu ATM buat beli mobil beneran, rumah beneran ma pabriknya coklat sekalian”. Saya pun tertawa.
***
Tidaklah heran kenapa ican bersikap acuh ketika diberi kartu ATM, karena sikap ican yang seperti itu juga terjadi pada kebanyakan orang dewasa di dunia ini. Bagaimana bisa sama? Kita awali dari kisah bapak kita yang paling awal, Adam AS.
Dan Kami berfirman: “Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini[37], yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim (al baqoroh [2]:[35])
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu[38] dan dikeluarkan dari keadaan semula[39] dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan.” (al baqoroh [2]:[36])
Yang menarik dari ayat tersebut adalah kisah adam manusia pertama yang kemudian berada di surga. Sekali lagi saya katakan DI SURGA! Kenapa saya tegaskan demikian, ini menunjukkan SURGA sudah diciptakan sejak dulu kala. Jadi selama ini saya telah salah bahwa saya menganggap surga itu ada nanti ketika diakhir cerita manusia dalam pembalasan amal setelah bangkit dari tanah. jadi perlu kita ingat bahwa surga sekarang sudah di atas kita!!! Jika surga sudah tercipta maka ini adalah suatu hal yang sangat luar biasa dasyat. Berarti Allah sudah menciptakan sumber kenikmatan dari dulu. Dari sini juga bisa kita pahami kalau di dunia ini hanyalah sebuah GAME dan DAGELAN KEREN!. Bagaimana tidak? Saya katakan DAGELAN karena banyak orang yang susah payah mencari kenikmatan harta padalah Allah Swt sudah menciptakan Surga sejak dahulu kala dengan berlapiskan emas, perak dan permata.
Hadis riwayat Abu Musa ra.:
Dari Nabi saw., beliau bersabda: Dua surga yang wadah-wadahnya dan segala isinya terbuat dari perak dan dua surga yang wadah-wadahnya dan segala isinya terbuat dari emas. Antara orang-orang dan kemampuan memandang Tuhan mereka hanya ada tirai keagungan pada Zat-Nya, di surga Aden. (Shahih Muslim No.265)
Saya katakan sekali lagi DAGELAN karena banyak orang menghabiskan waktu dan hartanya hanya untuk mendapatkan CEWEK cantik, padahal sejak dahulu dan sampai sekarang Allah sudah menyiapkan CEWEK SUPER KEREN di Surga Nya.
mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan Kami kawinkan mereka dengan bidadari-bidadari yang cantik bermata jeli. (Ath-Thuur 52:20)
kalau di dunia ini hanya untuk bersusah payah menghabiskan waktu mencari cewek, harta dan tahta maka betapa lucunya diri kita? Jika Allah sudah menyediakan dengan kapasitas yang tak terbatas di Surga Nya sejak dulu maka kenapa tidak memilih yang disediakan Allah saja dari pada menuruti kemauan ego/baqo’/nafsu kita? Sungguh kehidupan ini benar-benar DAGELAN saja.
Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari MAIN-MAIN dan SENDA GURAU BELAKA. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (Al an’aam [6]:32)
Untuk itu benarlah Sikap Rasulullah dengan kekayaannya Rasul tetap sederhana karena semua kekayaannya hanya untuk dipersembahkan kepada Allah dengan di infaqkan ke jalan Dakwah/jalan Allah untuk tegaknya islam. Juga sikap para sahabat yang juga mencari harta bukan untuk egonya atau kenikmatannya namun untuk berjuang di jalan Allah Swt.
Adalah konyol jika orang ingin di pandang WAH/ dipuji karena hartanya yang dia dapat. Jika orang itu kaya dan ingin di puji dengan kekayaan yang ia dapat maka ia telah tenggelam dalam DAGELAN kehidupan. Yang dia dapat dengan susah payah itu kelak hanyalah kehampaan belaka. Karena dia tidak akan pernah membawa kekayaannya hingga ke liang lahatnya.
Sekarang kita sudah paham bahwa surga telah diciptakan. Hal tersebut juga menunjukkan betapa mudahnya Allah membuat sebuah sumber kenikmatan-kenikmatan yang tanpa batas. Sedangkan sekarang kita di dunia menjumpai berbagai macam kesulitan kesulitan hidup. Bukankah Allah sesungguhnya mudah merubah kesulitan-kesulitan tersebut? Ya semudah Allah membuat surga. Namun Allah ingin ngeTES siapa diantara kita yang dengan kesulitan kesulitan ini tidak terpesona dengan dunia, bahkan menjual dunianya untuk kehidupan akherat, termasuk siapa diantara hambaNya yang sungguh-sungguh hidup hanya Untuk Nya. Dan inilah yang dinamakan GAME kehidupan.
Yang dinamakan GAME pasti hanyalah permainan yang tidak nyata. Jika kita melihat GAME maka kita akan melihat betapapun miripnya rumah yang ada layar kaca tentu itu tidak ada nilainya sama sekali dengan rumah sebenarnya yang kita tempati. Betapapun darah pemain kita di Game mengalir tentu tidak ada rasa sakitnya sebagaimana yang kita rasakan saat terluka. Ya sama dengan kehidupan kita saat ini yang merupakan GAME KEHIDUPAN. Kenikmatan dan kesusahan kita di dunia ini tidak ada bandingannya sedikitpun bila dengan kenikmatan surga yang sudah diciptakan Allah saat ini.
Tidaklah dunia bila dibandingkan dengan akhirat kecuali hanya semisal salah seorang dari kalian memasukkan sebuah jarinya ke dalam lautan Maka hendaklah ia melihat apa yang dibawa oleh jari tersebut ketika diangkat? (HR Muslim)
dari hadist di atas kita dapat mengetahui bahwa dunia ini benar-benar GAME! Seberapapun nikmat dan canggihnya fasilitas di dunia ini maka itu rasanya Cuma SETETES SAJA! Bukankah jika jari kita yang dilautan kita celupkan dan kita angkat lagi maka yang kita peroleh hanya SETETES SAJA? Dan yang selautan itu adalah kenikmatan Akhirat yang di tahan Allah di Surga Nya saat ini. Jadi kalau kita waktu menyampaikan islam lalu orang kafir menembak kita maka itu tidak ada apa-apanya karena di dunia hanyalah GAME! Sekalipun di tembak 1000x toh dunia ini juga tetap GAME! Kenapa game? Karena lukanya tak abadi (luka dunia), dan kelak waktu dibangkitkan luka itu justru menjadi jaminan untuk meraih ridho-Nya. Jadi jangan mundur untuk terus menerus menjual dunia ke akhirat bukan sebaliknya. Hingga kejayaan islam tegak kembali.
***
Dari sini kita bisa tahu ternyata kebanyakan manusia itu seperti anak kecil yang mengangap bahwa yang di hadapannya adalah rumah beneran, mobil beneran, makanan yang enak beneran, nyatanya itu hanyalah rumah-rumahan, mobil-mobilan, uang-uangan. Padahal kita di tawari oleh Allah dengan ATM surga yang sudah jelas itulah kehidupan yang sebenarnya! Tak heran jika para sahabat begitu menganggap dunia hanyalah permainan hingga harta bendahnya diberikan semuanya pada islam. Mereka semestinya berpikir bahwa itu mah Cuma harta-hartaan cong!

One thought on “Just a Game and Dagelan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s